Dialog Antar Pengelola Rental Mobil Yang Bisa Dipercaya

Published on Author admin

Kemajuan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), saat ini telah mencapai 90 persen untuk tahap operasional. Sementara itu, kemajuan keseluruhan telah mencapai 45 persen. Bandara Internasional Yogyakarta akan melayani enam penerbangan internasional per hari yang ditransfer dari Bandara Adisutjipto. Penerbangan internasional diharapkan akan beroperasi pada akhir April 2019. Penerbangan tersebut adalah dua penerbangan ke dan dari Singapura dan empat penerbangan ke dan dari Kuala Lumpur, kata Devy.

Bandara Internasional Yogyakarta diharapkan akan beroperasi penuh pada akhir tahun ini. Dengan luas terminal 210 ribu meter persegi dan landasan pacu 3.250 x 45 meter, bandara ini akan dapat mengakomodasi pesawat berbadan lebar. Selain itu, bandara ini memiliki kapasitas 14 juta penumpang per tahun, sembilan kali lebih besar dari Bandara Adisutjipto.

Dialog Antar Pengelola Rental Mobil Yang Bisa Dipercaya. Visit rental mobil bali dengan sistem lepas kunci terpercaya. Kedutaan Besar Indonesia di Brussels telah menyelenggarakan dialog tentang masalah minyak kelapa sawit di kantor Parlemen Eropa dengan tema, Bebas Minyak Kelapa Sawit: Fakta, Fiksi, dan Klaim Menyesatkan, sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan minyak sawit berkelanjutan Indonesia. Seperti terungkap dalam pernyataan pers kedutaan yang diterima ANTARA di London pada hari Sabtu, dialog diadakan untuk mengumpulkan berbagai perspektif tentang masalah minyak sawit di Eropa, dan menyarankan upaya bersama untuk mempromosikan minyak kelapa sawit berkelanjutan di negara itu.

Acara ini, yang diadakan sebelum kunjungan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution ke Brussels, Belgia, dari 7 April hingga 8 April 2019, dibuka oleh anggota Komite Parlemen Eropa untuk Lingkungan Alberto Cirio. Selain Cirio, pembicara pada dialog tersebut adalah Imkje Tiesinga (Aliansi Kelapa Sawit Eropa), Prof. Pietro Paganini (Competere.eu), Giacomo Bandini (Untuk Lembaga Pilihan Bebas), Aude Mahy (Jaksa, Loyens & Loeff Brussels), dan Andi Sparringa (Kedutaan Besar Indonesia di Brussels).

Bergabung dengan sejumlah anggota dan penasihat Parlemen Eropa, dialog ini berfokus pada fakta, fiksi, dan klaim menyesatkan yang telah berkontribusi pada menjamurnya kampanye negatif CPO di negara-negara anggota UE.

Cirio dikutip dalam pernyataan pers yang mengatakan bahwa klaim menyesatkan atas produk minyak sawit mentah telah berkontribusi untuk menyebarkan kesalahpahaman tentang komoditas di antara anggota masyarakat Uni Eropa. Namun, menurut perwakilan Kedutaan Besar Indonesia, Sparringa, klaim menyesatkan CPO di Eropa tidak diimbangi dengan perkembangan positif di Indonesia sehubungan dengan mempromosikan minyak sawit berkelanjutan.

Faktanya, sebagai mitra yang setara, Indonesia dan UE memiliki pandangan yang sama dalam menangani perubahan iklim. Oleh karena itu, kedua pihak memerlukan kemitraan untuk minyak kelapa sawit berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).

Sementara itu, seorang sarjana terkemuka dari Universitas John Cabott, Prof. Pietro Paganini, berpendapat bahwa banyak klaim negatif atas minyak kelapa sawit tidak berdasar secara ilmiah dan menciptakan kebingungan di kalangan konsumen, terutama ketika mereka dikaitkan dengan lemak jenuh dan deforestasi. Dia merujuk klaim bahwa produk yang disarankan yang tidak mengandung minyak kelapa sawit lebih baik untuk kesehatan sebagai trik pemasaran.

Tiesinga, yang mewakili European Palm Oil Alliance, berpendapat bahwa jika produk CPO diboikot di Eropa, langkah ini selanjutnya dapat berkontribusi pada kasus-kasus deforestasi karena minyak nabati kemungkinan membutuhkan lebih banyak lahan. Larangan Parlemen Eropa baru-baru ini tentang penggunaan CPO untuk biofuel telah menjadi isu hangat di Indonesia.